Ahok Buat Cuti Setelah Ditetapkan Sebagai Cagub, KPU DKI wajibkan

Ahok Bosan Pembicaraan Topic Selalu Pilgub DKI - majalahahok.com

Majalah Seputar Ahok – Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno mengemukakan dapat calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) wajib cuti dari jabatan gubernur sewaktu periodekampanye kalau sudah ditetapkan yang merupakan calon gubernur. Periode kampanye sendiri bakal dimulai dari 26 Oktober 2016 sampai 11 Pebruari 2017.

“Wajib, wajib. Demikian telah ditetapkan yang merupakan calon, waktu periode kampanye mesti ajukan cuti diluar tanggungan negeri,” kata Sumarno di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta.

“Pokoknya cuti selagi periode kampanye. Kampanye kan 26 Oktober hingga 11 Pebruari,” sambungnya.

Sumarno aturan baru soal cuti petinggi publik ketika periode kampanye termuat dalam Pasal 70 UU No. 8 Th 2015 berkaitan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Yah keputusan UU seperti itu, bukan Komisi Pemilihan Umum yg atur. UU yg baru tempo hari disahkan Dewan Perwakilan Rakyat ya, belum di nomori sama Dewan Perwakilan Rakyat. Di pasal 70 ada klausul itu. Periode kampanye petahana cuti. Lalu yg bersangkutan cuti diwaktu kampanye, seandainya enggak kampanye ya enggak cuti,” pungkas Sumarno.

Diawal Mulanya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tiba-tiba menemui Menko Polhukam Luhut Pandjaitan di Kantornya, Senin (20/6) petang. Ahok mengakui jumpa tersebut membahas Pilgub DKI 2017.

“Pilkada aku lapor saja,” kata Ahok di Kantor Menko Polhukam, Jakarta.

Ahok memaparkan tujuan dari melaporkan soal Pilkada DKI tersebut bahwa dia bakal membawa cuti kala menjalani periode kampanye ataupun diwaktu menjalani tahapanyang lain diwaktu Pilkada DKI thn 2017.

“Lapor aja, kelak harus cuti,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *