Ahok ibaratkan jadi cahaya fajar, Merasa Disudutkan Barter Reklamasi

Merasa disudutkan barter reklamasi

Majalah Seputaran Ahok –¬†Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mekualitas beredarnya isu barter Kalijodo dengan reklamasi Teluk Jakarta hanya ingin menyudutkan dirinya. Namun Ahok mengaku tidak takut serta tidak bakal mundur dari posisinya.

Berita yang beredar, mantan Bupati Belitung Timur itu menerima kontribusi tambahan dari PT Agung Podomoro Land tanpa ada landasan hukum. Sehingga, Ahok berkesimpulan ada yang ingin mencitrakannya dirinya sebagai kepala daerah yang memakai kewenangannya untuk meraup keuntungan dari perusahaan pengembang.

“Kalau lu pengin banget gua enggak sehingga gubernur, enggak dapat lah. Gua enggak sempat mundur digituin,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/5).

Ahok pun mengutip Surat Amsal 4:18 dalam Alkitab yang isinya ‘jalan orang benar itu semacam cahaya fajar, yang kian bertambah terang hingga rembang tengah hari’.

“Gua telah bilang, kalau cahaya fajar, rembang pagi, lu enggak dapat tahan dirinya terang. Itu Ahok,” tutupnya.

Semacam diketahui, dalam pengembangannya, KPK berbagai waktu lalu menggeledah ruang kerja Dirut Agung Podomoro Land, Ariesman Wijaya. KPK kemudian menyita sejumlah dokumen, salah satunya soal perjanjian gelontoran uang Rp 6 miliar dari Podomoro untuk Pemprov DKI.

Uang miliaran itu disebut-debut sebagai barter antara Podomoro serta pemprov. Beritanya, uang itu diberbagi Podomoro untuk membiayai operasional penertiban lokalisasi Kalijodo berbagai waktu, tergolong anggaran pengerahan personel mulai dari Satpol PP, polisi serta TNI.

Sebagai barternya, DKI menjanapabilan penurunan kontribusi tambahan pengembang dari angka yang diusulkan yakni 15 persen. Kualitas ini dianggap pengembang sebagai persoalan sebab mulai 15 dikali NJOP pasti sangat besar.

Temuan KPK ini menjadi fakta baru dalam penertiban Kalijodo serta permasalahan reklamasi yang diselidiki. KPK tengah mencari benang merah dua permasalahan ini serta dasar dari barter permasalahan itu.

“Itu sedang kami selidiki juga. Kami sedang selidiki dasar hukumnya barter itu apa. Ada enggak dasar hukumnya,” kata Ketua KPK Agus, Rahardjo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *