Ahok Menyimpulkan Aplikasi Qlue Justru Memudahkan RT/RW buat laporan

Ahok Menyimpulkan Aplikasi Qlue Justru Memudahkan RT RW buat laporan - majalahahok.comMajalah Seputan Ahok – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, SK Gubernur Nomor 903 Tahun 2016 mengenai penyelenggaraan tugas serta manfaat RT serta RW di DKI justru memudahkan pejabat setempat untuk membikin laporan.

Sebab, di setiap laporan yang masuk lewat software ‘qlue’ bakal tercatat langsung oleh sistem komputer.

“Kalau kalian enggak lapor di qlue itu enggak bakal tercatat di sistem komputer. Kalau kalian lapor di qlue, begitu kalian lapor, itu ada tanda merah yang ada di sistem komputer yang langsung terhubung ke lurah sama SKPD setempat,” tutur Basuki di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (30/5).

Selain langsung terlaporkan terhadap pihak yang bersangkutan, software qlue juga mempercepat adanya tindak lanjut dari pelaporan tersebut. Jadi Basuki alias bersahabat Ahok dapat menonton dengan cara langsung kinerja dari para bawahannya itu.

“Kalau enggak dikerjain (laporan dari warga) warnanya bakal semakin merah. Kalau telah upload gambar baru berubah jadi hijau. Jadi dapat dipantau mana yang lurah nya aktif sama mana yang enggak,” terang Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini justru mempertanyakan komitmen para ketua RT serta RW yang menolak diberperbuatnya SK gubernur tersebut. Pasalnya, tugas RT serta RW terbukti menolong masyarakat. Sebabnya Ahok membikin sistem yang memudahkan untuk memberi tau laporan dari masyarakat.

“Katanya jadi RT RW mau bantu masyarakat, kalau mau bantu ya ikut sistem dong,” kata Ahok.

Ahok mekualitas, pelaporan lewat software qlue justru memudahkan beberapa pihak untuk membikin laporan. Lewat software qlue, RT RW tidak butuh lagi membikin laporan lewat tulisan tangan serta kertas. Terlebih memudahkan penerima laporan untuk membacanya.

“Kalau kalian catat pakai tangan itu lebih sulit daripada pencet pakai tangan. Kalau pakai tulis tangan, sehari ada 3 laporan. Dikasih laporan 100 lembar saja kalian pusingkan,” ungkap Ahok.

“Sekarang itu, kelurahan ada 13 item yang wajib dilaporkan. Kalian saya kasih 13 item sehari, sebulan ada 300-400an. Dikalikan seribu, kalian dapat baca enggak? Nah, Makanya wajib ada sistem,” tambah Ahok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *