Pelabuhan Perikanan, Masih Tergenang Air di Muara Baru

Pelabuhan Perikanan, Masih Tergenang Air di Muara Baru - majalahahok.com

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Denny Wahyudi berkata, genangan air di pelabuhan perikanan, malam dikarenakan tanggul sementara yang dibuat BPBD dibantu petugas Dinas Tata Air tidak mampu menahan debit air laut yang tinggi.

Denny berkata, malam ini adalah puncak dari siklus enam bulanan air laut mengalami pasang yang lumayan tinggi. Bahkan, menurut dia, tercatat ketinggian air di Pasar Ikan, Jakarta Utara, mencapai 247 sentimeter.

Selain sebab air pasang, Denny menyebut tanggul yang ada di Muara Baru sebetulnya tidak pantas disebut tanggul. Tetapi, lebih pantas disebut sebagai pembatas.

“Sebetulnya yang di Muara Baru itu bukan tanggul, kalau tanggul kan wajib ada kubikal-kubikalnya. Itu mengapa susah menahan air laut yang tinggi,” ucap Denny saat dihubungi Kompas.com, Senin malam.

Dari pantauan kurang lebih pukul 20.30 WIB, air tetap mengairi pelabuhan tersebut. Rata-rata ketinggian air di daerah itu kurang lebih 50-70 sentimeter.

Bahkan di berbagai daerah yang permukaan tanahnya rendah, air dapat mencapai 80-90 sentimeter.

Tampak sejumlah sepeda motor mogok di tengah jalan. Salah seorang pengendara sepeda motor, Arifin, berkata, tingginya air di Blok I di pelabuhan tersebut membikin mesin kendaraannya terendam air hingga mati.

“Mesin hingga terendam bang, tadi baru dikasih tahu kalau di blok itu airnya dalam, saya baru tahu,” ucap Arifin.

Salah seorang pekerja di pelabuhan tersebut, Rahmat berkata, sejak pagi hingga sore, genangan air di lokasi itu hanya kurang lebih 10 sentimeter. Tetapi, sejak pukul 19.00 WIB, genangan air terus tinggi. Bahkan, daerah yang biasa tidak terakibat genangan juga ikut tergenang.

Pada Sabtu (4/6/2016) malam, tanggul di Muara Angke jebol. Jebolnya tanggul dikarenakan tanggul tidak dapat menahan debit air.

Pada hari yang sama, tanggul di Muara Angke yang terletak tidak jauh dari Muara Baru juga mengalami faktor yang sama. Sedangkan Jumat (3/6/2016) malam, tanggul di Pantai Mutiara juga jebol, mengakibatkan perumahan elite di daerah itu terendam banjir lebih dari satu meter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *