Pesan Kapolda: Ahmad Dhani Bisa Dipidana Dipelintir Media

Pesan Kapolda Ahmad Dhani Bisa Dipidana Dipelintir Media

Majalah Seputaran Ahok – Kesalahpahaman antara musisi Ahmad Dhani serta Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto berujung damai.

Seusai keduanya berjumpa serta berbicara, nyatanya ada kesalahan tafsir dari sebuahmedia massa terkait pernyataan dari Moechgiyarto tentang sikap bakal menindak Dhani atas aksi unjuk rasa “Panggung Rakyat Tangkap Ahok” di gedung lama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (2/6/2016) lalu.

“Telah berakhir, tak ada persoalan (dengan Ahmad Dhani),” ucap Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya.

Moechgiyarto membahas, saat itu dia berbicara bakal menindak penanggung jawab aksi unjuk rasa tersebut apabila tetap ngotot untuk tetap menggelar panggung tersebut mesikipun telah diperingatkan bahwa faktor itu bisa dipidanakan. Tetapi, menurut Moechgiyarto, saat itu dia tak menyebut bahwa Dhani yang bakal dipidanakan atas aksi tersebut.

“Di situ saya hinggakan bahwa apabila telah diingatkan tak melaksanakan, ngotot, bisa dipidana,” ucapnya. (Baca: Ahmad Dhani Sebut Kapolda Salah Bisa Informasi)

“Jadi, dipelintirlah oleh media bahwa Kapolda ingin memidanakan Mas Dhani. Saya enggak sempat ngomong itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Ahmad Dhani juga membenarkan pernyataan dari Moechgiyarto. Menurut dia, telah terjadi salah tafsir dari media massa yang memkabarkan bahwa Kapolda Metro Jaya bakal memidanakan dirinya.

“Jadi, telah terjadi distorsi kabar. Pak Kapolda menuturkan yang bersangkutan itu siapa? Tetapi, di dalam YouTube itu merupakan Ahmad Dhani,” kata Dhani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *