Tanggapan Ahok, Buruh minta UMP DKI naik Rp 650 ribu

Ahok Tolak Naikkan UMP DKI Tahun 2015 Sebesar 30%

Majalah Seputaran Ahok – Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta pemerintah menaikkan upah minimum provinsi 2017 sebesar Rp 650 ribu. KSPI berharap kenaikan upah minimum dapat mendorong kesejahteraan para pekerja.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, permintaan tersebut tak dapat dipenuhi olehnya. Sebab sudah ada rumusan baku untuk menghitung UMP setiap tahunnya.

“Patokan kami jelas namanya UMP merupakan survei dari keperluan nasib pantas dikali deflasi tahun depan,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/5).

Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal berkata, selagi ini buruh semakin berjuang supaya pemerintah menaikkan komponen keperluan nasib pantas (KHL) dari 60 item menjadi 84 item. Apabila pemerintah menerapkan komponen keperluan nasib pantas 84 item, maka bakal ada kenaikan upah kurang lebih Rp 900 ribu untuk setiap provinsi.

“Kami tetap berorientasi pada KHL 84 item sebagai dasar penetapan upah layak. Hitungan kami dengan 84 item, seusai survei di pasar ketemu angka Rp 4 juta (untuk UMP DKI Jakarta). Dari 60 item ke 84 item itu ada kenaikan Rp 900 ribu,” ujarnya di Jakarta, Selasa (3/5).

Tetapi, buruh mengerti apabila ada kenaikan UMP sebesar Rp 900 ribu bakal membebani pengusaha. Oleh sebab itu, buruh hanya meminta kenaikan upah minimum tahun depan sebesar Rp 650 ribu.

“Tetapi kami pasti tak dapat langsung ke Rp 4 juta, sebab kenaikannya drastis. Maka yang kami ambil kualitasnya 80 persen dari kualitas 84 item itu, kira-kira naiknya Rp 650 ribu. Kalau 100 persen naiknya Rp 900 ribu. Kalau hanya 60 item naiknya sehingga hanya Rp 3,5 jutaan dari UMP DKI sekarang Rp 3,1 juta,” kata dia.

Said juga meminta kenaikan sebesar Rp 650 ribu ini bukan hanya untuk DKI Jakarta, tetapi untuk semua provinsi. Terlebih untuk provinsi yang sekarang tetap menetapkan UMP di bawah perhitungan KHL. “Ini untuk seluruh provinsi. Sebab tak dapat kami beda-bedakan,” ungkap dia.

Untuk diketahui, pemerintah sudah menetapkan formula kenaikan upah minimum buruh setiap tahun. Penetapan tersebut masuk dalam paket kebijakan ekonomi jilid IV. Dalam formula yang baru, pemerintah menetapkan kenaikan upah berdasarkan angka pertumbuhan ekonomi ditambah dengan angka ekonomi.

Semisal di tahun lalu pertumbuhan ekonomi tercatat di angka 4,76 persen serta angka deflasi di level 3,35 persen maka kenaikan upah buruh bakal ada di angka 8,11 persen dikalikan dengan upah tahun 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *