Tjahjo Kumolo Minta Satpol PP Jangan Sok Jadi Berkuasa

 

Tjahjo Kumolo Minta Satpol PP Jangan Sok Jadi Berkuasa 1 - majalahahok.com

Majalah Seputaran Ahok – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta Satpol PP dalam menertibkan warung makan tidak terlalu berlebihan. Oleh sebab itu, Tjahji meminta direktur Satpol PP Kemendagri menegur Satpol PP di seluruh Indonesia.

“Bahwa dalam melaksanakan keputusan/instruksi kepala daerah alias melaksanakan mengamankan perda di daerah untuk bersikap simpatik, mengedepankan penyuluhan. Tidak ‘over akting’ yang memunculkan ketidak simpatiknya masyarakat terhadap pemerintahan baik pusat maupun daerah wajib intropeksi,” kata Tjahjo dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (12/6).

Menurutnya, pihak Satpol PP lumayan menegur pemilik warung makan yang buka saat bulan Ramadan, dengan memasang tirai supaya tidak terlihat banyak orang. Tidak hanya itu, pihak Satpol PP juga wajib menjaga toleransi masyarakat.

Tjahjo Kumolo Minta Satpol PP Jangan Sok Jadi Berkuasa - majalahahok.com

“Satpol PP terbukti tugasnya melaksanakan Perda /melaksanakan perintah kepala daerah/hanya sejak (tahun 2015). Saya sebagai pembina satpol PP berbicara bahwa tugas satpol PP wajib simpatik mengutamakan penyuluhan. Jangan over akting sok kuasa, apapun masyarakat di daerah wajib ditertibkan tapi wajib manusiawi,” kata dia.

Lanjut dia, dia bakal memberbagi sertaa ganti menyesal bagi Jusriani (50) pemilik warung nasi di Pasar Induk Rau Kota Serang, yang barangnya disita Satpol PP. “Saya pribadi sebagai mendagri memberbagi sertaa sebagai modal kerja terhadap penjual makanan yang disita satpol PP,” tutupnya.

Sebelumnya, Jusriani perempuan berumur 50 tahun pemilik warung nasi di Pasar Induk Rau Kota Serang, sakit usai dagangan di warung nasi miliknya diangkut Satpol PP Kota Serang. Sebab dikualitas sudah melanggar Perda Wali Kota yang membuka rumah makan di Bulan Ramadan di siang hari.

Jusriani yang biasa disapa Eni saat ini hanya dapat berbaring di warungnya, sebab mengalami demam tinggi. Sedangkan warungnya yang pernah tutup selagi kemarin hari saat ini sudah buka serta dijaga oleh kerabatnya.

“Kena panas dingin sebab kena kagetnya (saat barang dagang diangkut Satpol PP),” ucap Eni, Sabtu (11/6).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *